Sabtu, 02 April 2011

HUJAN EUYY

Diposting oleh ♥zћ¡٤ °g∂δ¡z° z٤ήj∂♥ di 00.36
Dear diary...

hatssyyyyyyinn.. alhamdulillah..
*waduh* parah ni idunk gag bs diajak kompromi,,, meler mulu dari tadi dikit-dikit air mengalir keluar, syukurna bukand ingus yang meleleh 'upzzt'...
Bginilah jadinya klu berani menerjang hujan tanpa payung or mantel, beralaskan baju di badan dengan keterpaksaan 'bukand' dipaksa dengan modal nekad doank demi menuntut ilmu (ceilee),, ya kan ada laguna tuh.. walau hujand aku tetap pergi kuliiah meski harus menempuh jarak hmpir setengah jam dari kos ke kampus tercinta, rela basaah, mana becek plus jalanan macet *oalah* jadi mikir aku mah, kok justru ketika hujan jalan pasti macettotal??dimana-mana *ermm* kecuali klu lewat lotus >hahahayyy< singkatan dari lorong tikuus, jalan pintasnya mahasiiswa Uin menuju kampus 1,hohoho.. Begini deh ribetnya kalau bawa motor sendiri disaat langit sedang menangis mending naek becak kan kapan sampainya tuh *WALL* oopzzt maksudku mending naik pete-pete,, bebas dari air hujan, aman dan terjamin sampai difakultas tarbiyah kampus 2, pakaian tetap kering kemilau,,xixixixi... jadi teringat jamannya aku jadi penumpang setia pete-pete kampus,, (kebiasaan buruk yang lagi q usahakan u/ dmusnahkan sgera dari kehidupanku, telat, telat, dan terlalu santai).. well, masuk jam 8 perginya jg hmpr mw jam 8 sementara perjalanan ke kampus it memakan waktu more n less 30 menit, belum lagi ditambah dengan kemacetan kota Makassar dipagi hari,, ini mi susahnya klu orank naik angkot or mobil, n sejenisnya harus bersabar tingkat tinggi, gag bs ngebut, diam ditempat klu dari ujung ke ujung mobil berjejer antri apalagi pas dapat lampu merah,, hmmm,, entah berapa kali mi lampu merahna berulang baru dapat kesempatan ketemu lampu ijo,, xaxaxa
Nah nilai plus bg si pengendara motor 'khusus yang lincah' mo macet or tidak tancap trusss *say good bye to driver* selip sana selip sini.... asal jangan keselip..tapi yah ni kekurangannya klu naik motor mw hujan or panass ga ada kodonk tempat berlindungna., siap kehujanan/kepanasan bergembiralah yang naik mobil.. *kaciant the lho keujanand* eittttttttt,, aku kok malah jadi ngbahas kekurangan plus kelebihanna motor vs mobil,, hahaha lebbay the,,



Jadi sebenarnya yang ingin aku uraikan dlm sesi 'curhat-curhatanku' kali ini adalah tidak lain dan tidak bukan mengenai masalah kondisi kota Makassar selama hampr dua pekan ini, yang menurut aku pribadi rada-rada aneh dikit. Anehnya dimana??????
pertama, aku termasuk orang yang suka mengamati apa yang aku lihat, kapanpun n dimanapun (kayak pengamat aja) walaupun tatapanku sering kosong tapi jangan salah pikiranku sedang melayang terbang tinggi ampe di angkasa,, sekalipun naik motor tetap aja ni otak dipenuhi dengan berbagai macam pikiran yang entah datangnya darimana mulai dari a-z.. pokoknya seperti melamun, memikirkan sesuatu gtulah tentang ini itu segala macamnya dan lebih parah lagi pikiran itu hanya mampir seketika kemudian lenyap bgtu saja jadi so sowry aku ndak bs mendeskripsikan scra detail apa yang aku pikirkan selama perjalanan ke kampus yang jelas bukan pikiran negatif hohoho.,. Please positif thinking for all something,,,
well aku ingin bercerita banyak bukan sedikit hehehe, jadi begini ceritanya Makassar lagi dilanda musim hujan dan dalam minggu ini setiap hari pasti ujand,, jadi orang kemana-mana sedia mantel ketika hujan terutama yang naik motor yah kan wajar saat hujan orang pke mantel, tp ujand di Makassar ni aneh toh sebentar ujand eh sebentar lagi udah reda eh tidak berapa lama kemudian turun lagi hujand ckckckckc (sambil geleng-geleng kepala) jadi sekalinya kemarin pas pulang kuliah alhamdulillah cuacanya lagi bersahabat alias 'panas sementara'
,,, sambil mengendarai motor seperti biasa pikiranku sibug sendiri,, memikirkan apa yang kulihat,, u know??? seorang pengendara motor melambungku, aku tidak memperhatikan apa DS motornya atau motor apa yang dia gunakan padahal biasanya aku selalu memperhatikan kendaraan didepanku, tp yang menarik perhatianku adalah apa yang dia gunakan. What's it? MANTEL, yEAh mantel,, dan itu membuatku ketawa kecil. Sepintas memang tidak lucu tapi kalau diperhatikan,, ah,, pikiranku mulai nakal keluar dari koridor kembali lagi membayangkan yang gag2. Aku selalu bgtu mengaitkan sesuatu dengan yang tidak masuk akal dalam pikiran ini. Memakai mantel pada saat cuaca panas? bukankah it hal yg sangat lucu??? bagaimana jika Makasaar lagi musim panas dan aku dari sekian banyak orang dan hanya aku yang keluar memakai pakaian tahan air itu. Padahal tidak hujan sama sekali. Orang mungkin akan menganggap aneh, atau malah menertawaiku atau aku sendiri akan merasa risih dan tidak pede. Sedangkan pengendara yang memakai mantel tadi meskipun tdak hujan malahan panas terik tetap melaju dengan pede dan orang yang melihat jg gag akan terlalu perduli dg penampilannya karena cuaca yang tidak menentu seperti ini hujan-panas, hujan-panas, hujan-panas jadi saking anunya itu maka tetap i pke mantel wkwkwkwkwkw
kedua, Ini jg menurutku aneh, pernah suatu ketika aku dibonceng 'someone' dari Makassar, lewat gowa ke Makassar,, secara Makassar kan luas nd dekat jg dengan Gowa kan tetanggaan Makassar-Giowa hehehe,, Kos ku d Makassar Kampusku di Gowa,, euyy mantap!!
anehnya dimana????? Ni ceritanya dari Makassar menuju Gowa, selama perjalanan cuaca adem ayem aja tu gag ada tanda tanda air mau jatuh dari langit, nah pas tepat diperbatasan MAKASSAR-GOWA subhanallah hujan turun yang anehnya tepat diperbatasan memasuki Gowa baru ujand jadi bisa terliat jelas sebelah sana (Makassar) tidak ujand sedangkan d Gowa sendiri ujand mana lebat lagi terpaksa berteduh,, 0alah aku masih takjub lho Inilah kebesaran Tuhan.. seumur idupku itu pertama kali saya liat perbatasan ujan dan yang lebih buat ak tidak habis pikir lagi perbatasan ujan tepat dengan perbatasan Makassar-Gowa.. jadi tanda tanya besar,, mngkin karena hal it jg yah sampai pemerintah atau siapalah orangnya yang berwenang membatasi wilayah antara makassar dan Gowa???atw karena kebetulan saja... (timbul pertanyaan,, sbnrx penentuan perbatasan wilayah/daerah2 di sulawesi selatan ni didasarkan apa?) jiakhhhh, omongna malah panjang lebar kayak gini,, next krena rutenya memang memilih lewat Gowa jadi terpaksa deh kena air hujan baju jadi basah, so sempat berteduh jg,, setelah hujan agak reda tapi masih rintik,, go,, lanjutkan perjalanan hingga memasuki kotta Makssr kembali,, lagi2 aku masih takjub, hujannya bukan berhenti tapi memang d Makassarnya gag ujand jadi ibaratnya ni aku basaha2n dikiranya abis trcebur di kolam mana gtu,, so maybe 'orang yang aku lihat pkai mantel kemarin' mungkin saja dia dari daerah yang hujand jd pakai mantel n sampainya di mAkassar udah gag ujand,,
jadi sudah ada 2 kemungkinan ea... oK, plisss berpikir terbuka dan jangan melihat seseorang hanya dari satu sisi saja karena sebenarnya ada banyak sisi..

Ketiga n yang terakhir,,, aku suka mandi ujand, tidak perduli aku sakit atau gag,, tapi aku suka ujand,, itu mengingatkanku tentang masa kecil (ehm..) betapa nakalnya aku sering diam-diam keluar rumah ketika ujand turun tanpa meminta ijin ke mama terlebih dahulu,karena aku tahu minta ijin sama dengan tidak diijinkan. Malahan setiap ujan turun bukan hanya mamaku, tapi mama2 temanku yang lain jg akan mengawasi anaknya agar tidak keluar ketika hujan turun. Kata mama 'jangan mandi hujan nanti sakit'
tapi aku dan teman-teman d masa kecilku tidak perduli, diketahui orang tua kami, Tepatnya ketika mereka suddah tertidur lelap dalam hangatnya kasur empukdi buai mimpi (wuittss)
maka dengan diam2 seperti seekor cicak yang merayap perlahan dan keluar diam2, dan betapa bahagianya kami berkumpul dan diguyur hujjan. Menurut kami hujan adalah sesuat yang indah, saat yang tepat untuk kami bermain, kami suka linangan-linangan air hujan it memercik diwajah kami, sambil berlarian dijalan raya dan kami bebas menikmati jalan raya sepenuhnya, tidur dsana, bergelinding, jungkir balik,.tanpa takut kendaraan akan lewat dan menabrak kami,, kalaupun ada kemdaraan yang lewat bisa dihitung dengan jari dan kami bisa lebih dulu menghindar sebelum kendaraan itu lewat...sebab ketika hujan turun dikota kami maka jalan-jalan akan sepi,, orang-orang dikota Seruiku tercinta lebih memilih tinggal didalam rumah berselimut tebal ketika hujan turun ketimbang keluar rumah, dan kami sangat menikmati hujan membasahi tubuh-tubuh kami. Kami bebas berteriak sekuat mungkin, bersorak sorai dengan wajah sumringah penuh kesenangan sambil berkejaran,, meski akhirnya kami harus siapa dimarahi ketika kembali kerumah tp tetap sj aku jg bahkan tak perduli klu harus dimarahi
akhhh.......aku suka hujan turun, aku rindu hujan di serui,, hahahayyy lebbay dehh,,,
aku pikir hujan dimana-mana tuh sama saja, kan yang namanya hujan yah air yang jatuh dari langit tapi ternyata pikiranku meleset salah sasaran,,, jadinya sekarang aku malah ga suka hujan turun 'khususx' d daerah Makassar n sekitarnya gag tau klu didaerah lain seperti Jawa, Kalimantan, sUMATRA, dll,, apakah beda juga jenis hujannya,, hahaha (emang ada berapa jenis hujan,, silahkan lakukan penelitian sendiri)
Pertama kali aku mandi hujan selain dikota kelahiranku tepatnya d Pangkep,, beuehhh ini hujan air atau hujan batu... pedes, perih, sakit pokoknya bercampur deh *HERAN*,, jelas aja heran kok ada yah hujan yang kayak dijatuhi batu-batu kerikil kecil, perih menggena kulit,, jauh beda dengan hujan d Serui, halus,, lembutt,, tentu saja tidak perih,, hohoho ndak bermaksud membandingkan tp beneran deh,, berapa kali mi selama minggu ini mandi hujan k d Makassar, tetap ujandnya kayak batu,, nah ini satu keanehan baru yang kutemui disini

Huaaatttttttsyyiiinn,, *ucapkan alhamdulillah* ahhh bersin lagi,,
Kilas balik<--- hari senin 28 maret 2010 dengan cuacca hujan deras sementara aku harus pergi kekampus,, sekalinya mw pergi eh mantelnya gag ada,, ternyata tertinggal ditempat service motor,, jadi jengkel banged aku ampe keubun-ubun, ndak tau mau dilampiaskan kemana, kan sebelumnya kaceku yang bawa motor pergy servis, baru dia lupa bawa itu jadi aku yang kena dampaknya sekarang,, tp yah seperti lagu ehh ralat bukan lagu tapi puisi ea
WALAU HUJAN AYAH TETAP PERGI KEKANTOR
WALAU HUJAN IBU TETAP PERGI KEPASAR
WALAU HUJAN ADIK TETEP PERGI KESEKOLAH
DAN WALAU HUJAN SAYA TETEP PERGI KEKAMPUS kwkwkwkw
apapun halangannya,, tapi masalahnya ini hujan makin lama makin deress, dan ga mungkin kan aku pergi kalau kondisi sangat gag memungkinkan seperti it, sedangkan pakai mantel aj klu ujand deres tetap basah apalagi klu gag pke mantel bsa basah kuyup aku sampaina dikampus, Akhirnya aku hanya bisa duduk depan pintu sambil menatap ujan dengan wajah menekuk (cemberut katanya), untuk mengurangi rasa btku yah smmbil smsn ma teman,, brharap penuh harap ujanna bakal berhenti 30 meniitt saja
dan aku cuma bs memandang hujan tanpa berbuat apa2, menyalahkan inilah itulah *sungguh terlalu* padahal jam sudah menunjukkan jam 8 lewat,, *terlambat lg nhi pasti,uhft* menggerutu sendiri tapi aku gag bs tinggal diam kayak gini dunks, aku harus cari cara pinjam mantel atau apalah.. krna klu cuma bs diam dg muka cemberut gag bakal bs mengantarku sampai ke kampus,,, ok ak mulai berpikir,, ak harus cari jalan dan ahaaaaaaaaaaaa..... *ENG ING ENG* Aku dapat ide cermelang,, kenapa tidak terpikirkan dari tadi,,, haduh bodohnya aku.... MARAH tdak akan dapat menyelesaikan masalah seharusnya aku harus lebih bs bersikap bijak so skarang ak kan udah bukan anak sekolahan, tp sudah jadi mahasiswa jadi haruusx pikiranku lbh bs berkembang lagi,, i think this is good idea. Aku yang sedari tadi sudah siap dengan pakaian, kemeja plus rok n kerudung maching warna coklat tua hohoho, terpaksa kubuka kembali rokku lalu kulipat dan kuambil rok yang sebenarnya sdah harus dicuci kupakai kembali, dan jaket tebal melapisi kemejaku dan kututup kepalaku dengan topinya, lalu kututp lagi dengan helm. Nah bgini baru mmantap. Rok yang kulipat tadi kumasukkan dalam tas. Sepatu dan kos kaki kumasukkan dalam kantong dan kuletakkan dibawah jok motor. Setelah itu, OK Ry,, kita siap menembus hujan brsama blue beepq.
Yah jadina kekampus basah kuyup, sampaina dikampus segera masuk toilet, kupakai kembali rok yang ada dalam tasku dan rok yang kupakai dalam perjalanan kekampus kusimpan dalam plastik , lepas jaket n pke sepatu. Alhamdulillah gag terlalu basah.
oia Ry krena minggu ni hari pertama aku kursus english jadi habis kuliah,, tunggu ampe jam 1 masuk pikih ampe jam 2 lewat. Setelah itu istirahat sebentar n menghela napas panjang lalu lanjut lagi perjalanan ke tempat kursus, yang dimulai jam 4 sampai jam setengah 6. Sampai dikos sekitar jam 6 lewat gtu. full time deh, hari-hari yang benar2 sangad melelahkan Ry. Bayangkan aja pergi pagi pulang maghrib,, tapi yah karena aku yang memilih, aku yang menentukan sikapku, dan aku jg yang mw mmenjalaninya,, oklah aku harus bisa daripada gag ada kerjaan sama sekali n bengong dikos sendirian mending aku cari kesibukan dan aku harus membayar semua ini....
SENIN-JUMAT gag kuhitung berapa kali mi mandi ujang dan akhirx hidungkulah yang
jadi korban krena kenekatanku menembus hujan tanpa alas #sensi banged nui idunk#

SABTU,, alhamdulillah free time,, libur kumanfaatiN banged liburan dikos saja N nyempatin bersamamu dear deary,, MIZZ U...

0 komentar:

Posting Komentar

 

DeaR dIaRy Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea